Tahun 2014, UN Berganti Nama Menjadi Ujian Sekolah/Madrasah

Pada tahun-tahun sebelumnya, mata pelajaran yang diujikan di US dan UN itu hanya ada tiga, yakni bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sedangkan untuk SDLB (SD Luar Biasa) mata pelajar yang diujikan adalah bahas Indonesia, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), matematika, dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Pelaksanaan ujian akhir SD sudah ditetapkan pada 19 - 21 Mei 2014.

Pembahasan sistem baru ujian akhir tingkat SD itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 di Tahun 2014 dan Ujian Nasional 2014 di Jakarta tadi malam. Sekjen Kemendikbud Ainun Na'im menuturkan, secara resmi nama ujian akhir untuk jenjang SD sudah diganti.
"Namanya sekarang Ujian Sekolah atau Ujian Madrasah. Berlaku untuk jenjnag SD dan sederajat"

Perubahan sistem ujian akhir tingkat SD

Pada ujian akhir SD tahun depan, Kemendikbud masih melakukan intervensi. Pada tahun sebelumnya, Kemendikbud menyerahkan 25 persen dari seluruh soal butir ujian kepada daerah.
"Tahun ini 25 persen dari pusat itu hanya dalam bentuk kisi-kisi. Silahkan soalnya di buat di derah," kata Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Dadang Sudiarto.
Dia menolak jika penetapan kisi-kisi 25 persen dari pemerintah pusat itu disebut intervensi. Dadang menyebut upaya itu untuk mengontrol standarisasi kualitas pendidikan. Terkait dengan kelulusan SD dan sederajat, tetap diserahkan ke satuan pendidikan atau sekolah.

Ada 3 mata pelajaran, dan kita akan beri standarisasi, yakni 25% soal dari Pemerintah dan 75% soal dari satuan pendidikan di Provinsi/Kabupaten.
Sedangkan 3 mata pelajaran itu adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Dan untuk SDLB IPA diganti IPS dan PKn.