Hermain Tjiknang, Kakek Berusia 91 Tahun Menjadi Wisudawan Tertua di Unpad

Selama 3 hari, 4 s/d 6 Februari 2014 Unpad melaksanakan acara wisuda bagi 2.227 lulusan dan diantara wisudawan terpampang sesosok nama Hermain Tjiknang kakek berusia 91 tahun berhasil menyelesaikan pendidikan program S-3,


Hermain menjadi wisudawan tertua dari program doktor Fakultas Hukum dengan disertasi berjudul "Perlindungan Hukum atas Pekerja Alih Daya (Outsourcing) Berdasarkan Keadilan dalam Perselisihan Hubungan Industrial akibat Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak". Karya ilmiah itu ia susun selama empat tahun. "Tujuh kali dicoret-coret dosen pembimbing, Hermain sempat sakit jantung."
Hermain Tjiknang, Kakek Berusia 91 Tahun Menjadi Wisudawan Tertua di Unpad
Sakit jantung yang dialaminya itu sempat pula membuatnya harus masuk intensive care unit (ICU) rumah sakit saat dia tengah menyusun disertasi. "Gara-gara stres karena flash disk naskahnya dikira hilang," kata putri sulungnya, Suzanna Indrawati. Data itu ternyata berada di tangan asistennya.
Program S-3 itu diambil Hermain sejak 2008 selama setahun. Seminggu sekali ia terbang ke kampus Unpad di Bandung untuk menimba ilmu. Ia biasa berangkat hari Jumat, kuliah Sabtu, lalu pulang Ahad. 

Pengambilan gelar doktor itu terkait dengan tuntutan syarat mengajar di kampus yang ikut ia dirikan pada 1980-an, yakni Perguruan Tinggi Bangka (Pertiba). Sempat menjadi pengacara dan guru SMA, Hermain kemudian memilih menjadi dosen ilmu hukum di kampung halamannya, Bangka. Sepekan tiga kali, ia mengajar mahasiswa S-1 sampai S-2 di Pertiba.

Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia mengatakan Hermain pemegang rekor lulusan tertua di kampusnya. Sebelumnya, rekor itu dipegang seorang perempuan 87 tahun asal Bima. Ia merupakan doktor sejarah dari Fakultas Sastra Unpad. "Kalau aturannya memungkinkan seperti di luar negeri, sepertinya perlu membuat kelas kuliah khusus bagi orang lanjut usia,"

Ini bisa menjadi inspirasi buat kita semua agar termotivasi untuk belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya, yang tua bisa menyelesaikan gelar doktor apalgi anda yang muda. Ilmu tak ada batasnya, semakin banyak kita mendapatkan ilmu maka semakin kecil waktu kita terbuang.