Tunjangan Profesi Guru Tidak Layak Dilanjutkan

Tunjangan Profesi Guru Tidak Layak Dilanjutkan
Kabar tidak sedap menimpa guru….tunjangan profesi guru kabarnya tidak dilanjutkan…yuk simak selengkapnya…

Kebijakan tentang Tunjangan Profesi Guru mulai disorot oleh beberapa kalangan. Begitu besarnya anggaran yang dikeluarkan namun belum mendapatkan manfaat yang setimpal membuat kebijakan ini patut dipertanyakan. Pelaku pendidikan sendiri pun menyadari bahwa tunjangan profesi ini belum bisa dengan serta merta mengatrol mutu dan kualitas pendidikan sehingga tunjangan profesi Guru tidak layak dilanjutkan.

Bahkan dengan tunjangan ini banyak anak didik yang menjadi korban. Banyak kita temui Guru lebih concern untuk mencukupi kelengkapan alat administrasi nya dari pada untuk mengajar. Dengan perangkat yang seabrek tentu guru disibukkan dengan membuat perangkat dimana jika ada kekurangan tentu saja Tunjangan Profesi nya tidak bisa cair. Sedangkan membuat perangkat tersebut juga membutuhkan waktu dan konsentrasi yang lebih. Di sini siswa menjadi terlantar, sehingga banyak guru yang hanya memberikan banyak tugas pada siswa nya kemudian melanjutkan pekerjaan nya membuat perangkat tersebut.

Sebenarnya pemberian tunjangan profesi ini diberikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Namun Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud Hamid Muhammad mengatakan pemberian tunjangan profesi guru masih belum diimbangi dengan peningkatan mutu guru.
“Kenyataannya berbanding terbalik. Dari hasil survei menyebutkan ternyata pemberian tunjangan profesi tidak meningkatkan mutu guru dan prestasi peserta didik tidak mengalami perubahan signifikan,” kata Hamid dikutip dari Republika.

Kenyataan ini membuat program Tunjangan Profesi Guru layak dievaluasi kembali. Efisiensi dan efektivitasnya perlu diperdalam sehingga benar-benar bisa meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
“Pembayaran tunjangan profesi guru untuk tahun 2015 yang mencapai Rp80 triliun sama dengan anggaran Kemdikbud per tahunnya. Jumlahnya terus meningkat dan menyedot APBN. Namun sayangnya, peningkatan budget pembayaran tunjangan guru itu tidak diimbangi dengan peningkatan mutu guru,” kata Hamid.

Semoga ke depan kita semua bisa meningkatkan mutu pendidikan yang ideal bagi seluruh warga negara Indonesia. Seyogyanya patut kita mulai dari diri kita sendiri, jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah lelah.
demikian berita yang dapat di sampaikan,,,semoga bermanfaat bagi kita semua….
Sumber : http://www.infoguruterbaru.com