Inilah Penjelasan Mengapa Tunjangan Profesi Akan di Hapus

Inilah Penjelasan Mengapa Tunjangan Profesi Akan di Hapus
Salam pendidikan, peraturan dan strategi yang diterapkan oleh pemerintah bagi PNS semakin diperketat mengingat akan di berlakukannya UU ASN dengan sistem pengajian tunggal. Khusus bagi Guru PNS yang telah di sertifikasi bahwa tunjangan profesi (TPG) akan di tiadakan, mengapa ? berikut penjelasannya...!

Tunjangan profesi yang diperoleh guru berstatus pegawai negeri sipil setelah lulus proses sertifikasi akan dihapuskan. Hal itu merupakan konsekuensi dari system penggajian tunggal yang hendak diterapkan pemerintah untuk semua PNS, termasuk guru, pada 2015.

sistem penggajian tunggal yang disusun Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terdapat komponen gaji, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan. 

System baru itu diharapkan meningkatkan kualitas kinerja PNS yang berjumlah sekitar 4,6 juta orang, termasuk guru PNS yang berjumlah sekitar 1,7 orang. system penggajian tunggal ada dua komponen yaitu gaji pokok (75 persen) dan capaian kinerja (25 persen). Gaji pokok berbasis beban kerja, tanggung jawab jabatan, dan resiko. Adapun pencapaian kinerja berdasarkan kinerja berdasarkan kinerja individu.

Pemberlakuan system penggajian tunggal itu akan membuat system remunerasi menjadi transparan. Tidak akan ada lagi pegawai negeri sipil yang gajinya kecil , tetapi take home pay besar.
sumber : www.kompas.com