Showing posts with label Definisi. Show all posts
Showing posts with label Definisi. Show all posts

Definisi Model Pembelajaran Discovery Learning (Penemuan)

Salam sejahtera, kali ini Blog Pendidikan akan membahas sedikit tentang Definisi Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) pada penerapan Kurikulum 2013.
Penjelasan lebih lengkapnya dapat anda download pada link yang telah disiapkan. File disimpan dalam bentuk PDF.

Definisi
Metode Discovery Learning adalah teori belajar yang didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang terjadi bila pelajar tidak disajikan dengan pelajaran dalam bentuk finalnya, tetapi diharapkan siswa mengorganisasi sendiri.
Sebagai strategi belajar, Discovery Learning mempunyai prinsip yang sama dengan inkuiri (inquiry) dan Problem Solving. Tidak ada perbedaan yang prinsipil pada ketiga istilah ini, pada Discovery Learning lebih menekankan pada ditemukannya konsep atau prinsip yang sebelumnya tidak diketahui. Perbedaannya dengan discovery ialah bahwa pada discovery masalah yang diperhadapkan kepada siswa semacam masalah yang direkayasa oleh guru.

Definisi Konsep
Dalam mengaplikasikan metode Discovery Learning guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif, sebagaimana pendapat guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar siswa sesuai dengan tujuan. Kondisi seperti ini ingin merubah kegiatan belajar mengajar yang teacher oriented menjadi student oriented.
Dalam Discovery Learning, hendaknya guru harus memberikan kesempatan\ muridnya untuk menjadi seorang problem solver, seorang scientis, historin, atau ahli matematika. Bahan ajar tidak disajikan dalam bentuk akhir, tetapi siswa dituntut untuk melakukan berbagai kegiatan menghimpun informasi, membandingkan, mengkategorikan, menganalisis, mengintegrasikan, mereorganisasikan bahan serta membuat kesimpulan‐kesimpulan.

Pembelajaran Tematik Integratif Kurikulum 2013

Pembelajaran Tematik Integratif Kurikulum 2013
Kurikulum SD/MI menggunakan pendekatan pembelajaran tematik integratif dari kelas I sampai kelas VI.Pembelajaran tematik integratif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai tema.

Inteligensi dan Faktor yang Mempengaruhinya

Inteligensi dan faktor yang mempengaruhinya - Kata inteligensi dimaknai dengan kecerdasan, kemampuan atau bahkan keahlian. Dalam menjalankan fungsinya, inteligensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Gen atau Keturunan
Seseorang yang memiliki orang tua yang keduanya atau salah satunya berinteligensi tinggi, kemungkinan besar ia berinteligensi tinggi pula. Atau jika kedua orang tua tidak berinteligensi tinggi, mungkin juga ada gen resesif (tersembunyi) yang tiba-tiba muncul, yang menjadikan anak memiliki inteligensi yang lebih dibanding kedua orang tuanya.

2. Pengalaman
Pengalaman adalah guru yang terbaik. Dengan semakin beragamnya pengalaman yang dimiliki, maka inteligensi akan meningkat.

3. Latihan
Semakin sering seseorang melatih diri dan kemampuannya, maka inteligensinya pun semakin tinggi.

4. Lingkungan
Lingkungan merupakan salah satu faktor ekstern yang dapat berpengaruh pada inteligensi. Apabila lingkungan yang ditinggali mendukung untuk mengembangkan inteligensi, maka inteligensi pun akan meningkat. Demikian juga sebaliknya. 

5. Reward and Punishment
Ketika seseorang mendapatkan reward atas inteligensi yang dimilikinya, maka kecenderungan untuk meningkatkan inteligensinya akan muncul. Pun jika ada punishment sebagai konsekuensi akan inteligensi yang ada, maka kecenderungan untuk meningkatkan inteligensi pun akan tumbuh.

6. Pola makan dan Asupan gizi
Jika makanan yang dikonsumsi berupa makanan yang nilai gizinya cukup dan seimbang, maka inteligensi pun dapat berkembang.

Penulis : SHOIMATUL ULA
Buat rekan-rekan yang ingin tulisannya diterbitkan melalui Blog Pendidikan seperti tulisan diatas silahkan terbitkan tulisan anda KLIK DISINI Salam Pendidikan

Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif

Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif - Menurut Dahlan Isjoni, (2010:49), model pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu rencana atau pola yang digunakan dalam menyusun kurikulum, mengatur materi pelajaran, dan memberi petunjuk kepada pengajar di kelas. Menurut Ismail (2003), menyatakan model pembelajaran mempunyai makna yang luas dari pada strategi, model atau prosedur. Satuan model pembelajaran mempunyai ciri khusus yang dimiliki strategi atau motode yaitu, rasional, teoritis yang logis yang disusun oleh penciptanya. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan serta di lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Model dapat juga diartikan sebagai kerangka kenseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan. Model mengajar dapat dipahami sebagai kerangka konseptual yang mendeskripsikan dan melukiskan prosedur yang sistimatik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar dan pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi perencanaan bagi guru dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran.

Pengertian Media Gambar Dalam Proses Pembelajaran

Media pembelajaran setiap tahun selalu mengalami perkembangan. Sebab masing-masing media itu mempunyai kelemahan, berdasarkan penggunaannya perlu diadakan penemuan baru dan pemanfaatan media pembelajaran yang diperbaharui.

Pengertian Media Kartu Huruf

Pengertian Media Kartu Huruf - Kartu huruf merupakan abjad-abjad yang dituliskan pada potongan-potongan suatu media, baik karton, kertas maupun papan tulis (tripleks). Potongan-potongan huruf tersebut dapat dipindah-pindahkan sesuai keinginan pembuat suku kata, katamaupun kalimat.Penggunaan kartu huruf ini sangat menarik perhatian siswa dan sangat mudah digunakan dalam pengajaran membaca permulaan. Selain itu kartu huruf juga melatih kreatif siswa dalam menyusun kata-kata sesuai dengan keinginannya.

Pengertian Membaca dan Menulis Permulaan

Pada kesempatan kali ini Blog Pendidikan akan berbagi tentang : Definisi/Pengertian Membaca dan Menulis Permulaan bagi sisiwa kelas 1 SD. Bahasa merupakan sarana utama untuk berpikir dan bernalar. Dengan demikian bahasa dapat mempengaruhi perkembangan hidup manusia karena manusia menggunakan bahasa dalam berpikir, menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.