Showing posts with label Materi Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Materi Pembelajaran. Show all posts

Contoh Jadwal Pelajaran Sekolah Lima Hari

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melansir contoh jadwal pelajaran program sekolah lima hari.  Diharapkan dengan contoh jadwal ini, sekolah memiliki gambaran jelas terkait pelaksanaan sekolah lima hari.  Yang menarik dari contoh jadwal pelajaran itu adalah untuk siswa kelas I-III SD. Bagi anak kelas bawah itu, jadwal pelajaran tematik atau kurikuler, berjalan sampai pukul 10.45. Khusus untuk hari Jumat sampai pukul 11.35. Setelah itu disusul kegiatan ekstra kurikuler sampai anak-anak pulang pukul 15.00. 

Nah bagi siswa yang masih kelas I-III kegiatan wajib disekolahnya hanya sampai pukul 13.10 saja. Yakni setelah jam pelajaran tematik, ditambah dua kali jam pelajaran ekstra kurikuler.  ’’Antara pukul 13.10 sampai 15.00 itu tidak wajib diikuti siswa,’’ kata Mendikbud Muhadjir Effendy.  Artinya siswa sudah bisa dipulangkan pada pukul 13.10 setelah istirahat. Namun sekolah juga bisa memulangkan siswa pukul 15.00 WIB atau sesuai dengan ketentuan sekolah delapan jam dalam sehari. Muhadjir menegaskan keputusan itu disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. 

Sementara itu untuk anak kelas IV sampai VI SD tidak ada opsi pulang siang. Artinya seluruh siswa kelas IV sampai VI di sekolah yang menjalankan sekolah lima hari wajib pulang pukul 15.00. Meskipun begitu jam pelajaran tematik bagi siswa SD ’’kelas atas’’ ini hanya berjalan sampai pukul 12.10. Setelah itu diisi kegiatan ekstra kurikuler. Yang menarik adalah untuk jenjang SMP. Dari contoh jadwal pelajaran yang dikeluarkan Kemendikbud, tanpa ada kegiatan ekstra kurikuler, jam sekolah sudah selesai pukul 15.00. 

Dalam lima hari sekolah dalam sepekan, hanya ada satu hari saja yang bisa diisi kegiatan ekstra kurikuler pilihan siswa. Secara keseluruhan untuk semua jenjang pendidikan, siswa yang menjalankan sekolah lima hari, pulangnya pukul 15.00. Kalaupun untuk kegiatan diniyah, masih bisa dilakukan sekitar pukul 16.00. 
Namun Kemendikbud bersama Kementerian Agama (Kemenag) sedang menggodok petunjuk teknis (juknis) supaya pendidikan diniyah bisa dijalankan di dalam sekolah. Kemendikbud menargetkan ada 9 ribu lebih sekolah menerapkan sekolah lima hari dalam sepekan. 

Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah mengatakan pemerintah harus memegang komitmen dalam menjalankan sekolah lima hari dalam sepekan itu. ’’Kalau memang tujuan utamanya untuk membangun karakter siswa, dalam regulasinya harus dipertegas urusan karakter itu,’’ tuturnya. 

Dia mengkritisi penerbitan Permendikbud 23/2017 tentang Hari Sekolah. Menurut Ferdiansyah di dalam Permendikbud itu tidak terangkum dengan cukup urusan penanaman karakter untuk siswa. Sehingga akhirnya muncul polemik di tengah masyarakat. Politisi Partai Demokrat itu berharap Kemendikbud bersama lembaga lain serius dalam membuat Peraturan Presiden tentang sekolah lima hari. 
Ferdiansyah berharap di dalam Peraturan Presiden itu dituangkan dengan tegas indikasi keberhasilan penanaman karakter kepada siswa. ’’Sehingga nanti mudah saat dievaluasi,’’ tuturnya.

Contoh Jadwal Pelajaran Lima Hari sekolah

1. SD
Kelas I – III
- Pelajaran tematik : 07.00 – 10.45 (Khusus Jumat sampai 11.35)
- Ekstra kurikuler : 11.00 – 15.00
- Siswa bisa dipulangkan pukul : 13.10 (tidak perlu sampai pukul 15.00)

Kelas IV – VI
- Pelajaran tematik : 07.00 – 12.10 (Khusus Jumat sampai 11.35)
- Ekstra kurikuler : 13.10 – 15.00

2. SMP
- Pelajaran : 07.00 – 13.20 (Khusus Jumat ada jeda untuk salat Jumat)
- Kegiatan kokurikuler : 13.20 – 14.00 (bisa berupa pendalaman pelajaran)
- Kegiatan ekstra kurikuler : 14.00 – 15.00
- Ekstra kruikuler wajib : Pramuka di hari Jumat (14.30 – 15.30)

3. SMA
- Jam pelajaran : 07.00 – 15.00
- Ekstra kurikuler pilihan : sehari dalam sepekan (13.30 – 15.00)
- Ekstra kurikuler wajib : Pramuka (Jumat : 12.45 – 15.00)

4. SMK
- Jam pelajaran : 07.00 – 15.15
- Eskul wajib : Pramuka (15.30 – 16.15)
- Ekstra kurikuler diniyah atau pilihan : 15.30 – 16.15
Sumber : Kemdikbud

Download Materi Pembelajaran Aritmatika Sosial Format Power Point

Salam sejahtera, kali ini Blog Pendidikan berbagi kepada rekan semua tentang Materi Pembelajaran Aritmatika Sosial Format Power Point sebagai bahan referensi anda dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Sarana dan Prasarana penunjang proses pembelajaran hampir di setiap sekolah sudah memiliki sarana penunjang tersebut sebagai proses pembelajaran yang berbasisi IT, sangat disayangkan sekali jika fasilitas yang disiapkan sekolah tidak dimanfaatkan dengan baik. Proses pembelajaran dengan menampilkan materi dalam bentuk power point membutuhkan sarana berupa infokus dan laptop, proses pembelajaran dengan cara ini sudah saya terapkan dan hasilnya berbeda jauh dengan cara-cara biasa. Nah....sudah saatnya guru berinofasi menciptakan proses pembelajaran yang menarik, tidak membosankan dan mudah diterapkan serta mudah dipahami siswa.
Download Materi Pembelajaran Aritmatika Sosial Format Power Point
Untuk rekan-rekan yang ingin memiliki Materi Pembelajran ini silahkan download pada link yang telah disediakan.

Download Materi Pembelajaran Aritmatika Sosial Format Power Point

Download Materi Pembelajaran Matematika Untuk SD Format Power Point

Salam sejahtera, kali ini Blog Pendidikan berbagi tentang Materi Pembelajaran Matematika Untuk SD Format Power Point. Materi ini didesain melalui aplikasi Microsoft Office dalam format Power Point, untuk memudahkan para guru dalam menerapkan pembelajaran kepada siswa, selain itu guru juga lebih leluasa dalam menjelaskan materi pembelajaran dan terarah dalam satau penjelasan materi. Perhatian siswa lebih fokus terhadap materi yang dijelaskan melalui slide dan menarik perhatian siswa dengan memberikan penjelasan melalui media teknologi. Memang masih sangat jarang guru melakukan proses pembelajaran dengan menerapkan media teknologi seperti ini, karna keterbatasan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran yang berbasis teknologi, guru masih banyak mengandalkan cara-cara lama dalam proses pembelajaran. Ok....kembali dengan topok diatas, materi pembelajaran matematika untuk SD ini terdiri dari: 1) Volume bangun ruang; 2) Pengukuran Sudut pada Jarum Jam; 3) Jam Menitan; 4) Layang-layang; 5) Volume dan Luas Bangun Ruang; 6) Akar; 7) Pengukuran Suhu; dan 8) Keliling persegi Panjang dan Segitiga. Materi pembelajaran ini dapat anda download melalui posting ini.

Download Materi Pembelajaran Matematika Untuk SD Format Power Point

Download Materi Pembelajaran Matematika Untuk SD Format Power Point:

1) Volume Bangun Ruang [ DOWNLOAD ]
2) Pengukuran Sudut pada Jarum Jam [ DOWNLOAD ]
3) Jam Menitan [ DOWNLOAD ]
4) Layang-layang [ DOWNLOAD ]
5) Volume dan Luas Bangun Ruang [ DOWNLOAD ]
6) Akar [ DOWNLOAD ]
7) Pengukuran Suhu [ DOWNLOAD ]
8) Keliling Persegi Panjang dan Segitiga [ DOWNLOAD ]

Materi ini semoga menambah referensi terhadap materi pembelajaran anda dan manfaat untuk rekan semua. Terima kasih.

Modul PLPG 2013 Untuk Guru PKn

Salam sejahtera....Kali ini Blog Pendidikan akan berbagi informasi tentang Modul PLPG 2013 Untuk Guru PKn. Modul ini diperuntukkan untuk Peserta PLPG dan Asesor. Modul PLPG Untuk Guru PKn sudah berisikan materi-materi tentang 1) Manusia sebagai makhluk individu dan makhluka sosial, 2) Masyarakat, 3) Bangsa dan Warga negara. 4) Faktor-faktor pembentukan identitas Bangsa Indonesia, 5) dan seterusnya. Modul ini terdisi dari Buku 1 sampai Buku 5 silahkan pelajari baik-baik dan juga sudah terdapat latihan soal masing-masing pokok bahasannya.
Modul PLPG 2013 Untuk Guru PKn
Untuk rekan yang ingin mendownload Modul PLPG 2013 Untuk Guru PKn silahkan menuju link yang telah disiapkan untuk download secara gratis.

Download Modul PLPG 2013 Untuk Guru PKn [ KLIK DISINI ]

Modul PLPG Untuk Penjaskes 2013

Assalamualikum dan salam sejahtera, kali ini Blog Pendidikan berbagi informasi tentang Modul PLPG Untuk Penjaskes 2013 sebagai bahan belajar dan materi yang disampaikan di pelaksanaan PLPG 2013. Didalam modul ini telah memuat bahan ajar materi-materi diantaranya: 1) Materi Pendalaman Uji Diri, 2) Materi Bela Diri, 3) Materi Permainan dan Olah Raga, dan 4) Materi Atletik.

Bagi rekan-rekan yang telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Diklat PLPG 2013 agar memperhatikan segala sesuatu yang telah ditentukan oleh PSG Rayon pelaksanan PLPG di masing-masing daerah serta ketentuan dan syarat bagi peserta plpg 2013.
Modul PLPG Untuk Penjaskes 2013
Dibawah ini adalah Modul PLPG Untuk Penjaskes 2013 yang dapat anda download secara gratis:

Download Modul PLPG Untuk Penjaskes 2013 [ KLIK DISINI ]

Demikian, semoga memberikan manfaat untuk semua...

Struktur Kurikulum 2013 Untuk SMA/SMK

Untuk mewadahi konsep kesamaan muatan antara SMA/MA dan SMK/MAK, maka dikembangkan Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah, terdiri atas Kelompok Mata pelajaran Wajib dan Mata pelajaran Pilihan. Mata pelajaran wajib mencakup 9 (sembilan) mata pelajaran dengan beban belajar 24 jam per minggu. Isi kurikulum (KI dan KD) dan kemasan substansi untuk Mata pelajaran wajib bagi SMA/MA dan SMK/MAK adalah sama. Struktur ini menerapkan prinsip bahwa peserta didik merupakan subjek dalam belajar yang memiliki hak untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan minatnya.
Mata pelajaran pilihan terdiri atas pilihan akademik untuk SMA/MA serta pilihan akademik dan vokasional untuk SMK/MAK. Mata pelajaran pilihan ini memberi corak kepada fungsi satuan pendidikan, dan didalamnya terdapat pilihan sesuai dengan minat peserta didik. Beban belajar di SMA/MA untuk Tahun X, XI, dan XII masing-masing adalah 42, 44, dan 44 jam pelajaran per minggu. Satu jam belajar adalah 45 menit. Sedangkan beban belajar untuk SMK/MAK adalah 48 jam pelajaran per minggu. Beban belajar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) yang diatur lebih lanjut dalam aturan tersendiri.
Mata pelajaran Kelompok A dan C adalah kelompok Mata pelajaran yang substansinya dikembangkan oleh pusat. Mata pelajaran Kelompok B adalah kelompok mata pelajaran yang substansinya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah.
Kegiatan Ekstrakurikuler SMA/MA, SMK/MAK: Pramuka (wajib), OSIS, UKS, PMR, dan lain-lain, diatur lebih lanjut dalam bentuk Pedoman Program Ekstrakurikuler.

Mata pelajaran pendidikan menengah
 Mata pelajaran Umum SMK/MAK Tiga Tahun
Keterangan : Pada Kolom berwarnah Merah pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan di satuan pendidikan dan/atau industri (terintegrasi dengan Praktik Kerja Lapangan) dengan Portofolio sebagai instrumen utama penilaian.

Mata pelajaran Umum SMK/MAK Empat Tahun
Beban Belajar
Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran.
1. Beban belajar di Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu. Beban belajar satu minggu Kelas XI dan XII adalah 48 jam pembelajaran.
Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 45 menit.
2. Beban belajar di Kelas X, XI, dan XII dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
3. Beban belajar di kelas XII pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
4. Beban belajar di kelas XII pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.
5. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.
Setiap satuan pendidikan boleh menambah jam belajar per minggu berdasarkan pertimbangan kebutuhan belajar peserta didik dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang dianggap penting.

Mata Pelajaran dan Beban Belajar Kurikulum 2013 Untuk SMP/MTs

Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaan yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum.
Berdasarkan kompetensi inti disusun matapelajaran dan alokasi waktu yang sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan. Susunan matapelajaran dan alokasi waktu untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah sebagaimana tabel berikut.
Keterangan:
1. Matapelajaran Seni Budaya dapat memuat Bahasa Daerah.
2. Selain kegiatan intrakurikuler seperti yang tercantum di dalam struktur kurikulum diatas, terdapat pula kegiatan ekstrakurikuler Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah antara lain Pramuka (Wajib), Usaha Kesehatan Sekolah, dan Palang Merah Remaja.
3. Kegiatan ekstra kurikuler seperti Pramuka (terutama), Unit Kesehatan Sekolah, Palang Merah Remaja, dan yang lainnya adalah dalam rangka mendukung pembentukan kompetensi sikap sosial peserta didik, terutamanya adalah sikap peduli. Disamping itu juga dapat dipergunakan sebagai wadah dalam penguatan pembelajaran berbasis pengamatan maupun dalam usaha memperkuat kompetensi keterampilannya dalam ranah konkrit. Dengan demikian kegiatan ekstra kurikuler ini dapat dirancang sebagai pendukung kegiatan kurikuler.
4. Matapelajaran Kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat. Mata pelajaran Kelompok B yang terdiri atas mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan dilengkapi dengan konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah.
6. Bahasa Daerah sebagai muatan lokal dapat diajarkan secara terintegrasi dengan mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya atau diajarkan secara terpisah apabila daerah merasa perlu untuk memisahkannya. Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan tersebut.
7. Sebagai pembelajaran tematik terpadu, angka jumlah jam pelajaran per minggu untuk tiap mata pelajaran adalah relatif. Guru dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan peserta didik dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan.
8. Jumlah alokasi waktu jam pembelajaran setiap kelas merupakan jumlah minimal yang dapat ditambah sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
9. Khusus untuk matapelajaran Pendidikan Agama di Madrasah Tsanawiyah dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Beban Belajar
Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran.
1. Beban belajar di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu.
Beban belajar satu minggu Kelas VII, VIII, dan IX adalah 38 jam pembelajaran.
Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
2. Beban belajar di Kelas VII, VIII, dan IX dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
3. Beban belajar di kelas IX pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
4. Beban belajar di kelas IX pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.
5. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.