Showing posts with label UKG. Show all posts
Showing posts with label UKG. Show all posts

Nilai Terbaik Hasil UKG 2015 Diraih 7 Provinsi

Nilai Terbaik UKG 2015 Diraih 7 Provinsi
Salam Pendidikan..... Sebanyak tujuh provinsi mendapat nilai terbaik dalam penyelenggaraan uji kompetensi guru (UKG) tahun 2015. Nilai yang diraih tersebut merupakan nilai yang mencapai standar kompetensi minimum (SKM) yang ditargetkan secara nasional, yaitu rata-rata 55. Tujuh provinsi tersebut adalah DI Yogyakarta (62,58), Jawa Tengah (59,10), DKI Jakarta (58,44), Jawa Timur (56,73), Bali (56,13), Bangka Belitung (55,13), dan Jawa Barat (55,06).

Uji kompetensi guru (UKG) tahun 2015 menguji kompetensi guru untuk dua bidang yaitu pedagogik dan profesional. Rata-rata nasional hasil UKG 2015 untuk kedua bidang kompetensi itu adalah 53,02. Selain tujuh provinsi di atas yang mendapatkan nilai sesuai standar kompetensi minimum (SKM), ada tiga provinsi yang mendapatkan nilai di atas rata-rata nasional, yaitu Kepulauan Riau (54,72), Sumatera Barat (54,68), dan Kalimantan Selatan (53,15).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, jika dirinci lagi untuk hasil UKG untuk kompetensi bidang pedagogik saja, rata-rata nasionalnya hanya 48,94, yakni berada di bawah standar kompetensi minimal (SKM), yaitu 55. Bahkan untuk bidang pedagogik ini, hanya ada satu provinsi yang nilainya di atas rata-rata nasional sekaligus mencapai SKM, yaitu DI Yogyakarta (56,91).

“Artinya apa? Pedagogik berarti cara mengajarnya yang kurang baik, cara mengajarnya harus diperhatikan,” ujar Pranata usai konferensi pers akhir tahun 2015 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, (30/12/2015).

Pranata mengatakan, setelah nilai UKG dilihat secara nasional, nanti akan dilihat lagi secara rinci hasil UKG per kabupaten/kota, dan hasil UKG per individu (guru). “Ada pertanyaan, ini data hasilnya mau diapakan? Dengan data ini kita dapat potret untuk kita memperbaiki diri,” katanya.

Ia mencontohkan, ada guru yang mendapat nilai rata-rata 85. Namun meskipun nilai tersebut baik, setelah dianalisis hasilnya, guru tersebut memiliki kekurangan di beberapa kelompok kompetensi. “Dia ada kekurangan di tiga kelompok, yaitu kelompok kompetensi 1, kelompok kompetensi 4, dan kelompok kompetensi 6. Maka dia harus memperbaikinya,” tutur Pranata. Salah satu instrumen untuk meningkatkan kompetensi guru itu adalah dengan pelatihan dan pendidikan yang lebih terarah sesuai dengan hasil UKG.
sumber : http://www.kemdikbud.go.id/main/blog/

Jadwal Pengumuman Serentak Hasil UKG dan Pelatihan Guru

Jadwal Pengumuman Serentak Hasil UKG dan Pelatihan Guru
Salam pendidikan, Dalam Kilasan Kinerja Setahun Kemdikbud di Jakarta, Rabu (30/12/2015), Mendikbud Anies Baswedan menyebutkan, rata-rata nilai UKG nasional adalah 53,02, sedangkan pemerintah menargetkan rata-rata nilai di angka 55. Selain itu, rerata nilai profesional 54,77, sementara nilai rata-rata kompetensi pendagogik 48,94. Setiap guru, ucap Anies, akan mendapatkan rapor yang di dalamnya terdapat data guru beserta 10 komponen penilaian. "Komponen yang masih berwarna merah menandakan guru itu perlu mendapatkan pelatihan di bidang tersebut," kata Anies.

Jadwal Pengumuman Serentak Hasil UKG dan Pelatihan Guru
Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Sumarna Surapranata memaparkan, rapor hasil UKG akan dibagikan ke sekolah pada pertengahan Januari 2016. Sedangkan pelatihan untuk para guru direncanakan dilakukan pada Mei 2016.
"Target hasil akan disebarkan pada pertengahan Januari, semoga tidak ada kendala. Sekarang tinggal menunggu hasil dari beberapa daerah yang menggunakan UKG offline. Pelatihan bagi peserta rencananya Mei 2016," tandas pria yang akrab disapa Pranata itu. 
Sumber : www.okezone.com

Jadwal UKG Tahap 2 Tahun 2015

Jadwal UKG Tahap 2 Tahun 2015

Salam pendidikan,... UKG tahun 2015 untuk tahap I telah selesai dilaksanakan dan telah selesai pengkategorian perolehan hasil UKG Tahap I dengan pengelompokan kategori pencapaian hasil Tinggi, Sedang dan Rendah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan uji kompetensi guru (UKG) susulan pada tanggal 11 s.d 14 Desember 2015. UKG susulan ini dilaksanakan untuk mengakomodir guru-guru yang belum terdaftar pada UKG tanggal 9 s.d 27 November, atau sudah terdaftar tetapi verifikasinya tidak valid.

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Tagor Alamsyah mengatakan, guru-guru yang ingin mengikuti UKG susulan dapat mendaftarkan diri dan melakukan verifikasi ulang ke dinas pendidikan di daerahnya masing-masing. Verifikasi yang dilakukan harus valid, agar tidak terulang lagi kesalahan verifikasi, seperti adanya perbedaan antara mata pelajaran yang diampu guru dengan yang keluar saat uji kompetensi, atau mata pelajarannya benar, namun jenjang pendidikan pada soal yang keluar di UKG berbeda. 

Baca Juga : Hasil Tertinggi UKG Tahap I 

Berikut Jadwal UKG Tahap 2 Tahun 2015

Silahkan anda klik pada link berikut : http://sergur.kemdiknas.go.id/?pg=ukg15
Setelah itu anda lakukan pencarian data guru. Pencarian data terbagi atas 2 yaitu pencarian berdasarkan NUPTK atau Nomor Peserta UKG dan pencarian berdasarkan Nama dan Daerah.

Silahkan bagi guru untuk mengecek jadwal dan data pada link tersebut diatas.

UKG Susulan Akan Digelar 11-14 Desember

UKG Susulan Akan Digelar 11-14 Desember
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan uji kompetensi guru (UKG) susulan pada tanggal 11 s.d 14 Desember 2015. UKG susulan ini dilaksanakan untuk mengakomodir guru-guru yang belum terdaftar pada UKG tanggal 9 s.d 27 November, atau sudah terdaftar tetapi verifikasinya tidak valid.
 
Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Tagor Alamsyah mengatakan, guru-guru yang ingin mengikuti UKG susulan dapat mendaftarkan diri dan melakukan verifikasi ulang ke dinas pendidikan di daerahnya masing-masing. Verifikasi yang dilakukan harus valid, agar tidak terulang lagi kesalahan verifikasi, seperti adanya perbedaan antara mata pelajaran yang diampu guru dengan yang keluar saat uji kompetensi, atau mata pelajarannya benar, namun jenjang pendidikan pada soal yang keluar di UKG berbeda.
 
“Guru yang sudah sertifikasi, mata pelajarannya sesuai dengan sertifikasinya itu. Sedangkan guru yang belum sertifikasi bisa memilih mata pelajaran dalam UKG, sesuai yang diampu atau yang diajarkannya di kelas,” ujar Tagor saat gelar wicara dengan Radio Sindo Trijaya FM, di Kantor Kemendikbud.
 
Ia mengatakan, hingga kemarin, (26/11/2016), ada 2.360.388 guru yang sudah mengikuti uji kompetensi. “Itu berarti sudah 91 persen. Sisanya ada 226.885 guru yang akan mengerjakan uji kompetensi sampai nanti jadwal selesai, yaitu 27 November,” katanya. Ia  menuturkan, penyelenggaraan uji kompetensi guru selama ini berjalan dengan baik. Hambatan kecil yang terjadi di lapangan dapat diselesaikan sesuai prosedur.
 
Tagor juga kembali menegaskan, tidak ada sanksi yang diberikan kepada guru yang memiliki nilai buruk dalam UKG. Uji kompetensi guru, katanya, ditujukan untuk bercermin, dan memotret serta menganalisa peta kompetensi individu masing-masing guru. Tindak lanjut dari UKG 2015 adalah berupa pendidikan dan pelatihan (diklat) yang lebih terarah untuk guru-guru sesuai dengan pemetaan yang dihasilkan dari UKG. “Apapun nilai UKG, itu hanya dijadikan baseline untuk treatment atau perbaikan,” tutur Tagor.
sumber : www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/

Setelah UKG Siap-siap Tes PKG

Setelah UKG Siap-siap PKG
Salam pendidikan, sekira 2,9 juta guru di Indonesia mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) sepanjang bulan ini. Setelah UKG usai, mereka harus kembali bersiap menghadapi tes berikutnya, yaitu Penilaian Kinerja Guru (PKG).

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata menjelaskan, PKG akan dilaksanakan taun depan. Skema ini menilai guru secara lebih menyeluruh, baik secara pengetahuan maupun kemampuan.

"Karena orang yang jago dalam matematika belum tentu bisa mengajar matematika. Yang mahir dalam pelajaran bahasa Inggris belum tentu jago ngajar bahasa Inggris," ujar Pranat. 

Ada empat komponen penilai dalam PKG. Mereka adalah pengawas, kepala sekolah, siswa, komite sekolah serta untuk jurusan tertentu yakni dari dunia usaha dan industri.
Baca Juga : Hasil Tertinggi UKG 2015
"Kenapa siswa? Siswa itu bisa tahu bila selama satu semester gurunya hanya ngasih soal atau hanya mencatat padahal bukunya sudah ada. Siswa bisa menilai itu," ujarnya.

Nantinya, nilai UKG akan digabungkan dengan PKG. Skor akhir kedua tes ini akan menjadi potret utuh kompetensi yang dimiliki seorang guru. Meski demikian, Pranata menegaskan, Kemdikbud tidak mengejar target ketuntasan minimal kompetensi guru.

"Yang dikejar adalah guru sebagai pembelajar, kalau gurunya mau belajar maka para siswa pun lebih mau lagi belajar," pungkasnya.
sumber : news.okezone.com

Pencapaian Tertinggi Hasil UKG 2015 96,67 Nyaris Sempurna

Pencapaian Tertinggi Hasil UKG 2015 96,67 Nyaris Sempurna
Salam pendidikan, seperti yang telah diberitakan sebelumnya pelaksanaan UKG tahun ini, bertujuan untuk pemetaan dan pengelompokan Guru-guru yang memperoleh hasil UKG berdasarkan kategori Tinggi, Sedang dan Rendah. Untuk yg masuk pada kategori sedang dan rendah akan mendapatkan bimbingan dan pengembangan profesi berkelanjutan yang tentunya mengacu pada Passing Grade yang telah ditetapkan sebesar 5,5 untuk pencapaian hasil UKG minimal.

Sebanyak 2.031.174 dari total 2.587.253 guru di Indonesia sudah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan dari 9 November 2015. Kini, menjelang berakhirnya masa ujian pada 27 November pekan depan, belum ada guru yang mampu memeroleh nilai sempurna atau 100.

Terkait hasil sementara tersebut, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Sumarna Surapranata mengungkapkan, masih terlalu dini untuk mengumumkan nilai tertinggi atau terendah karena proses UKG belum selesai. Pihaknya pun masih optimistis terhadap kemungkinan guru yang mampu mendapat nilai 100.

"Hingga saat ini ada guru di SMA di Papua Barat, Sorong, yakni pada mata pelajaran bahasa Jerman mendapat nilai 93,33. Ini sangat luar biasa," ujar Pranata.

Pranata sendiri tak mau membongkar identitas guru tersebut lantaran belum saatnya menyebut nilai tertinggi. Selain itu, kata dia, ada juga guru kimia SMA di Cirebon yang memeroleh nilai 96,67.
"Di Aceh juga ada guru matematika SMA yang dapat nilai 95," terangnya.

Peningkatan kompetensi guru, ujar Pranata, diharapkan bisa membuat guru memiliki bargaining power. Menurutnya, bargaining power dilatarbelakangi karena adanya kualitas.

"Guru harus punya bargaining power. Seperti pada era tahun 70-an, banyak guru yang mengajar di Malaysia. Sehingga, jika guru punya bargaining power, mereka bisa kerja di mana saja dengan kualitas yang baik," tandasnya.
sumber : news.okezone.com/

Soal UKG 2015 Bocor Menggunakan Kamera Handphone

Soal UKG 2015 Bocor Menggunakan Kamera Handphone
Bacaimana caranya agar soal UKG Bocor dengan menggunakan kamera handphone..? sangat mudah sekali berikut ulasan singkatnya.

Pada saat memuali proses ujian soal akan ditampilkan satu persatu berdasarkan urutan dengan satu halaman penuh untuk per satu soal, peserta menggunakan kesempatan untuk memotret semua soal, ini terjadi di salah satu daerah dan ujian dihentikan beberapa waktu.

"Seorang peserta Uji Kompetensi Guru (UKG) berhasil memfoto seluruh soal yang dia kerjakan dengan ponselnya. Kemudian soal tersebut di-share ke Whatsapp sehingga soal UKG bocor dan terpaksa dihentikan di wilayah tersebut untuk beberapa waktu," kata Retno.

Namun, terang dia, pelapor setelah dikonfirmasi ulang belum menyebutkan lokasinya. Laporan paling banyak adalah keluhan para peserta UKG tentang soal pedagogik yang semuanya dikaitkan dengan pembelajaran kurikulum 2013. 
Pengaduan tentang ini masuk dari 26 kota/kabupaten. Para guru yang masih menggunakan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mengeluhkan soal UKG yang pedagogiknya berkaitan dengan kurikulum 2013. 
Mereka mengeluhkan nilai yang rendah karena tak mampu menjawab soal pedagogik, apalagi mereka belum pernah mengikuti pelatihan kurikulum 2013. Artinya, nilai mereka sesungguhnya tidak mencerminkan kompetensi pedagogiknya.

Jika Berturut-turut Tidak Lulus UKG Maka Guru Tersebut Dialih Fungsikan

Jika Berturut-turut Tidak Lulus UKG Maka Guru Tersebut Dialih Fungsikan
Salam Pendidikan,... Sampai saat ini UKG masih terus berlangsung di beberapa daerah di Indonesia. UKG tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana UKG hanya ditujukan kepada Guru yang telah di Sertifikasi atau akan mengikuti Sertifikasi. 

UKG perubahan yang mulai dilakukan tahun ini dengan sasaran Guru PNS, Non PNS, Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi, termasuk tenaga administrasi dan operator sekolah yang saat ini tengah dirancang skema UK untuk tenaga administrasi dan operator sekolah.

Seperti di jelaskan Kepala Dinas Pendidikan kebudayaan pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Bolsel Dra Selvia Van Gobel" “Jadi semua guru wajib mendapatkan nilai sesuai passing grade yakni 5,5,” pungkasnya.
 
 
Dikatakannya, bagi para guru yang tidak lulus akan mengikuti pelatihan. “Bagi para guru yang tidak lulus akan diberikan pelatihan. 

Setelah itu, kembali diberikan kesempatan untuk mengikuti UKG berikutnya,” tegasnya yang didampingi Kabid Dikdas, Rante Hatani, M.Pd.

Ditambahkan Gobel, jika berulang kali tidak lulus maka guru tersebut dialihkan ke tugas lainnya atau berhenti mengajar. 

“Jika sudah tidak bisa lagi mengajar, maka guru tersebut akan ditempatkan ke instansi pemerintahan lainnya,” kunci Gobel.
sumber : manadopostonline.com

Jadwal Pelaksanaan UKG Online

Salam pendidikan, tidak lama lagi UKG akan dilaksanakan serentak diseluruh penjuru daerah di Indonesia, namun masih banyak juga para Guru dan Kepala Sekolah yang belum mendapatkan kesempatan untuk mengikuti UKG yang digelar tahun ini, alasan utama tidak ikut serta dalam UKG tahun ini adalah keterlambatan proses verifikasi data melalui dapodik sekolah yang dikirim langsung oleh operator sekolah ke server GTK.  Berikut ini BlogPendidikan.net akan berbagi tentang Jadwal Pelaksanaan UKG Online dengan tahapan atau cara yang sederhana, sebagai berikut :

 
1. Silahkan Kunjungi halaman : http://sergur.kemdiknas.go.id/

Jadwal Pelaksanaan UKG Online
2. Klik pada "Peserta Uji Kompetensi Guru Tahun 2015" (diberi tanda panah)
3. Lakukan pencarian data anda melalui pencarian NUPTK/No. Peserta dan pencarian melalui Nama dan Kota Asal klik Cari.
4. Klik tanda LUP (kaca pembesar) untuk menampilkan data anda dan jadwal UKG anda.
Terima kasih semoga bermanfaat. Jangan lupa klik FansPage Facebook BlogPendidikan.net dan bagikan tulisan ini. Salam Pendidikan

Kisi-kisi Soal UKG

Kisi-kisi Soal UKG
Salam pendidikan,... Berikut ini situs atau website resmi penerbitan Kisi-kisi UKG yang akan dilaksanakan pada bulan November 2015.

Anda bisa mengunjungi langsung laman resmi pemerintah pada link dibawah ini :
1. http://gtk.kemdikbud.go.id/
2. http://sergur.kemdiknas.go.id/

Baca Juga :
Cek Status Peserta UKG

Standar Nilai UKG 2015

Uji Kompetensi Guru (UKG) dengan Dua Skema

"UKG yang diadakan tahun ini ditujukan kepada semua guru baik PNS, Non PNS, Sertifikasi dan Non Sertifikasi. Hasil uji kompetensi guru (UKG) tidak akan berpengaruh kepada tunjangan profesi guru. Uji kompetensi dilakukan untuk pemetaan supaya tindak lanjut pembinaan guru berupa pendidikan dan pelatihan lebih terarah."

Syarat Bagi Guru Untuk Bisa Ikut UKG

Syarat Bagi Guru Untuk Bisa Ikut UKG
Proses verifikasi peserta UKG masih sementara berlangsung, di cencanakan pada pertengahan November suda mencapa 100% proses verifikasi peserta UKG. Kurang lebih 3 juta Guru yang harus di verifikasi agar memenuhi syarat mengikuti UKG pada tahun ini. Adapaun syarat bagi guru untuk bisa mengikuti UKG seperti dikutip di harin online JPNN.com. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata mengatakan, pihaknya‎ sedang mempersiapkan UKG tahun 2015. Ada sekitar 5.600 TUK (Tempat Uji Kompetensi) sudah disiapkan di seluruh Indonesia.

"Pendaftaran sedang berjalan. Verifikasi sudah hampir 70 persen. Jadi hanya guru yang punya NUPTK berhak ikut uji kompetensi," ujar Pranata.


Dia mengatakan, UKG akan dilaksanakan dengan dua cara, yaitu daring (dalam jaringan) atau online dan luring (luar jaringan) alias offline.

Dari 520 kabupaten/kota, hanya 38 kabupaten/kota yang tidak melaksanakan UKG secara daring. Sedangkan 498 kabupaten/kota sisanya akan menjalankan UKG secara daring. "Tapi ada daerah yang melaksanakan online juga offline, seperti Jayawijaya. Di Kota Jayapura online, tapi agak pedalaman offline," tutur Pranata.‎

Cara Cek dan Status Peserta UKG

Salam pendidikan,.... tidak lama lagi UKG akan dilaksanakan di seluruh daerah di Indonesia. UKG yang dilaksanakan pada tahun ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana tahun sebelumnya yang mengikuti UKG hanyalah yang bersertifikasi dan yg akan disertifikasi. Tahun ini seluruh tenaga pendidik baik PNS dan Non PNS, sertifikasi dan non sertifikasi wajib mengikuti UKG yang akan digelar pada November.

Baca Juga : Standar Nilai UKG 2015

Berikut ini cara cek dan status peserta UKG 2015, dengan dua pencarian yakni dengan pencarian melalui NUPTK dan pencarian melalui Nama,  Kabupaten/Kota...
Pencarian informasi peserta UKG 2015. Pencarian melalui NUPTK atau nomor peserta UKG dilakukan dengan cara mengisi NUPTK atau nomor peserta ke kolom yang disediakan kemudian klik tombol Cari disebelahnya. Pencarian melalui nama dilakukan dengan mengisi nama yang dicari dan kabupaten tempat tugasnya kemudian klik tombol Cari disebelah kanan isian kabupaten/kota.


Penjelasan melalui gambar :
1. Kunjungi halaman sergur kemdiknas : http://sergur.kemdiknas.go.id/?pg=ukg15
2. Tampilan laman
Cara Cek dan Status Peserta UKG

3. Pilih metode pencarian berdasarkan NUPTK atau Nama dan Kab/Kota klik "CARI"
Data diatas diinput melalui pencarian NUPTK. Silahkan bagi rekan Guru melakukan pencarian cek Gelombang Peserta UKG dan Status Peserta. Selamat melaksanakan UKG.

Cek SK TPG dan Info UKG Tahun 2015

Cek SK TPG dan Info UKG Tahun 2015
Salam pendidikan, Sebelum tunjangan profesi guru (TPG) Triwulan 3 dibayarkan terlebih dahulu diterbitkannya Surat Keputusan (SK) untuk ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi. SK Dirjen ini ditetapkan setiap enam bulan sekali atau per semester. SK yang diterbitkan pada semester satu tahun pelajaran 2015/2016 diperuntukkan untuk pembayaran TPG triwulan 3 dan 4. 

Untuk mengetahui peneribitan SK pembayaran TPG dan data guru anda bisa masuk pada laman yang telah disiapkan secara publik untuk mengecek apakah guru tersebut telah mendapatkan SK pembayaran TPG atau belum. Serta dapat mengecek kesesuaian data guru saat ini. SK diterbitkan berdasarkan syncronisasi dari data dapodik sekolah masing-masing. 

Berikut ini cara Cek SK TPG dan Info UKG Tahun 2015. Silahkan kunjungi halaman ini : http://info.gtk.kemdikbud.go.id/

Pada halaman tersebut untuk login cukup memasukkan NRG/NUPTK selanjutnya masukkan tanggal, bulan dan tahun lahir contoh : YYYYMMDD : 19760921, masukkan kode capta sesuai yang tertera, kemudian login. 

Pada halaman GTK akan ditampilkan tanggal syncronisasi dari data dapodik sekolah serta nomor SK pembayaran TPG. Untuk Info UKG silahkan klik pada menu Info UKG pada halaman GTK tersebut, akan ditampilkan jadwal UKG pada baris terakhir.

Inilah Standar Nilai UKG 2015

Inilah Standar Nilai UKG 2015
Pelaksanaan UKG 2015 akan dilaksanakan pada akhir November 2015, dengan sasaran seluruh guru yang berstatus PNS baik yang telah di sertifikasi ataupun belum sertifikasi. Uji Kompetensi Guru tahun ini mengalami perubahan pada rentang nilai atau atandar nilai kelulusan Uji Kompetensi Guru. yang sebelumnya 4,7 seperti di lansir di harian jpnn.com ungkap Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, selama ini pemerintah baru memiliki potret uji kompetensi guru (UKG) terhadap 1,6 juta guru. Dari jumlah tersebut, hanya 192 orang yang kompetensinya di atas 90.

"Akhir November akan menguji seluruh guru tanpa kecuali. ‎Dengan ujian ini akan diketahui kemampuan guru. Bagi guru yang kompetensinya kurang, akan diberikan pembekalan melalui pengembangan profesi berkelanjutan. Jadi tidak melulu tatap muka," ujar Surapranata.

‎‎Guru-guru akan dikelompokkan sesuai kemampuannya mengacu pada hasil ujian tersebut. Mereka yang meraih skor tinggi cukup mengikuti pembekalan wajib selama 4-10 jam. Sementara yang meraih skor kurang akan lebih banyak jumlah jamnya.

"Saat ini rata-rata nilai UKG 4,7. Target renstra tahun ini rata-rata nilai UKG 5,5. Nanti tahun 2019 rata-rata kompetensi guru 8,0," ungkap Surapranata.

Dia menambahkan, peningkatan kompetensi guru bukan melulu tugas pemerintah. Guru juga dituntut meningkatkan kompetensinya. "Target kami adalah melakukan ujian terhadap mereka dan akan dilakukan peningkatan kompetensi," tegas Surapranata.

UKG, Guru Berkompetensi Rendah Harus Mengikuti Pengembangan Profesi Berkelanjutan

UKG, Guru Berkompetensi Rendah Harus Mengikuti Pengembangan Profesi Berkelanjutan
Tepatnya pada akhir November 2015, Uji Kompetensi Guru (UKG) serentak akan dilaksanakan diseluruh daerah bagi semua guru baik yang telah sertifikasi ataupun non sertifikasi. Berdasarkan berita yang dikutip dari kemdikbud.go.id bahwa Pemerintah berencana akan menguji kompetensi terhadap seluruh guru pada akhir November tahun ini. Ujian ini dilakukan sebagai pemetaan terhadap kompetensi yang dimiliki guru. Ujian akan digelar di sebanyak 5.000 tempat uji kompetensi (TUK). 

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Sumarna Surapranata menyampaikan, selama ini pemerintah baru memiliki potret uji kompetensi guru (UKG) terhadap 1,6 juta guru. Dari jumlah tersebut, kata dia, hanya 192 orang yang kompetensinya di atas 90. "Akhir November akan menguji seluruh guru tanpa kecuali," katanya saat memberikan keterangan pers di Kemendikbud.

Sumarna mengatakan, dengan ujian ini akan diketahui kemampuan guru. Bagi guru yang kompetensinya kurang, kata dia, akan diberikan pembekalan melalui pengembangan profesi berkelanjutan. "Tidak melulu tatap muka, tetapi bisa daring," katanya.

Guru-guru akan dikelompokkan sesuai kemampuannya mengacu pada hasil ujian tersebut. Mereka yang meraih skor tinggi cukup mengikuti pembekalan wajib selama 4-10 jam. Sementara yang meraih skor kurang akan lebih banyak jumlah jamnya.

Sumarna menyebutkan, saat ini rata-rata nilai UKG 4,7. Target renstra tahun ini, kata dia, rata-rata nilai UKG 5,5. "Nanti tahun 2019 rata-rata kompetensi guru 8,0," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut Sumarna, berbagai macam perlakuan dilakukan terhadap guru. Namun demikian, kata dia, peningkatan kompetensi guru bukan melulu tugas pemerintah, tetapi kewajiban individu guru juga ada. "Target kita adalah melakukan ujian terhadap mereka dan akan dilakukan peningkatan kompetensi.

Uji Kompetensi Guru Dengan Dua Skema

Uji Kompetensi Guru Dengan Dua Skema
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan dua skema untuk mengukur profesionalisme guru, antara lain secara akademis dan non-akademis. Pengukuran akademis dilakukan dengan rutin menyelenggarakan uji kompetensi guru (UKG) setiap tahun, dan pengukuran non-akademis dengan melakukan penilaian terhadap kinerja guru seperti brita dari kemdikbud.go.id.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Supranata mengatakan, mulai tahun ini semua guru baik yang ada di bawah Kemendikbud maupun Kemenag akan menjalani UKG. Sebelumnya, UKG hanya dilakukan kepada guru yang telah tersertifikasi atau akan disertifikasi.
UKG harus dilakukan secara rutin karena ada target yang harus dicapai. Di 2019 mendatang, kata dia, rata-rata nilai UKG harus mencapai angka delapan. Target tersebut tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) mengenai guru yang terdiri atas tiga poin. Pertama, meningkatkan profesionalisme, kualitas, dan akuntabilitas GTK; kedua, meningkatkan kualitas LPTK; dan ketiga, meningkatkan pengelolaan dan penempatan guru.
Sedangkan untuk pengukuran non-akademis yang dilakukan dengan cara menilai kinerja guru, Pranata menjelaskan, pihaknya sedang melakukan riviu terhadap mekanisme penilaian terasebut. Yang diukur dalam penilaian kinerja guru adalah keterampilan, kehadiran dan motivasi. Penilaian kinerja guru selama ini dilakukan oleh atasan langsung guru yaitu kepala sekolah atau pengawas. Penilaian model tersebut, kata Pranata bersifat subjektif. Untuk itu diperlukan pihak luar yang juga ikut menilai.
Dalam mekanisme yang sedang disiapkan ini, pihak luar yang bisa ikut menilai di antaranya adalah komite sekolah, masyarakat, bisa juga siswa yang menilai guru secara objektif. Harapannya, penilaian terhadap kinerja guru ini akan mendapatan potret yang lebih baik.
Guru profesional artinya guru mengampu bidang yang sesuai dengan kompetensinya. Sosok guru yang profesional tersebut, tuturnya, memiliki kemampuan pedagogik, sosial, dan kepribadian bangsa. Kepribadian bangsa yang dimaksud adalah pribadi yang sesuai dengan visi misi kebangsaan.
Ke depan, kata dia, profesionalisme guru harus menjadi demand atau keinginan. Sebagai regulator, pemerintah pusat akan menyiapkan berbagai bentuk pelatihan dan peningkatan kompetensi guru yang bisa dilakukan secara mandiri maupun kelompok. Pembiayaannya bisa dari negara, pemerintah daerah, atau oleh CSR perusahaan.

3,8 Juta Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Uji Kompetensi Mulai Tahun Ini

3,8 Juta Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Uji Kompetensi Mulai Tahun Ini
Mulai tahun ini ada dua skema yang akan dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdiknud) untuk mengukur profesionalisme guru, yaitu secara akademis dan non-akademis.

Informasi Pengumuman Hasil UKG Sertifikasi Guru 2014

Pelaksanaan UKG Sertifikasi Guru 2014, Telah selesai dilaksanakan yang ditujukan bagi calon peserta yang belum mengikuti UKG, sehubungan dengan penetapan peserta sertifikasi guru 2014 untuk mengetahui informasi dibawah ini :

Download Soal Latihan UKG Sertifikasi Guru 2014

Sehubungan dengan pelaksanaan UKG Sertifikasi Guru 2014, yang sebelumnya akan digelar serentak pada bulan Februari 2014, mengalami perubahan jadwal pelaksanaan. Perubahan jadwal pelaksanaan UKG Sertifikasi Guru 2014 disebabkan karena kesiapan sarana untuk pelaksanaan UKG 2014 yang akan dilaksankan secara online.
Pelaksanaan Uji Kompetensi Awal akan dilaksanakan serentak pada bulan Maret 2014.
Download Soal Latihan UKG Sertifikasi Guru 2014
Posting ini sengaja Blog Pendidikan terbitkan sebagai bahan referensi dalam menambah pengetahun menghadapi UKG Sertifikasi Guru 2014.
Untuk rekan-rekan sejawat, yang membutuhkan bahan referensi silahkan anda download link di bawah ini :

1. Contoh Soal UKG Kompetensi Kepribadian [ UNDUH ]
2. Contoh Soal UKG Kompetensi Pedagogik 1 [ UNDUH ]
3.Contoh Soal UKG Kompetensi Pedagogik 2 [ UNDUH ]
4.Contoh Soal UKG Kompetensi Pedagogik 3 [ UNDUH ]
5.Contoh Soal UKG tentang Pengembangan Profesi Guru (PPG) [ UNDUH ]
6.Contoh Soal UKG tentang Model-Model Pembelajaran Inovatif [ UNDUH ]
7.Contoh Soal UKG tentang Perundang-undangan [ UNDUH ]

Demikian Referensi Soal Latihan UKG Sertifikasi Guru 2014 semoga bermanfaat untuk rekan semua.
Selamat Melaksanakan UJI Kompetensi Guru (UKG 2014).

Kisi-kisi UKG Sertifikasi Guru 2014 Untuk Guru Kelas SD

Situs informasi sertifikasi guru 2014 telah menerbitkan Kisi-kisi UKG sertifikasi guru 2014. Untuk tahap pelaksanaan verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2014 dan Uji Kompetensi Guru 2014 (UKG)  : 1) Tahap verifikasi Data - jadwal sd 31 Januari 2014. 2) Persiapan (13 feb - 3 Mar 2014) dan pelaksanaan UKG 2014 (4 - 8 Maret 2014). 3) Evaluasi peserta tidak lulus PLPG 2013, dan 4) Tahap penetapan Peserta sertifikasi guru tahun 2014.