Showing posts with label kategori 2. Show all posts
Showing posts with label kategori 2. Show all posts

Informasi Penting Bagi Honorer K2

Informasi Penting Bagi Honorer K2
Demo yang digelar pada 10 februari 2016 yang melibatkan ribuan tenaga honorer berunjuk rasa di depan istana negara untuk menuntut diangkatnya honorer K2 menjadi CPNS.... namun sampai saat ini belum menemukan solusi bagi honorer K2 untuk diangkat menjadi CPNS pada tahun ini, pasalnya pengangkatan honorer K2 belum dimuat dalam UU tentang pengangkatan sebagai CPNS. Seperti dikutip di harian jpnn.com memberikan informasi yang patut diketahui bagi tenaga Honorer K2. 

Para tenaga honorer kategori dua (K2) harus bersabar lagi, Meski fraksi di Komisi II DPR RI setuju bila UU Aparatur Sipil Negara (ASN) direvisi agar ada payung hukum pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS, namun pembahasannya tidak bisa dilakukan tahun ini. Pasalnya, revisi UU ASN harus masuk terlebih dahulu dalam agenda Program Legislasi Nasional (prolegnas) di DPR.

"Tidak bisa tahun ini pembahasannya, harus masuk Prolegnas dulu. Kalau cuma masuk daftar komulatif tidak akan bisa," kata Arwan Thomafi, anggota Komisi II DPR RI.

Badan Legislasi (Baleg), lanjutnya, harus memasukkan revisi UU ASN dalam prolegnas 2017. Tanpa itu, pembahasan revisi UU ASN tidak bisa dilakukan. "Jadi pembahasan revisi UU ASN tidak mungkin tahun ini. Paling tidak tahun depan lah, makanya Komisi II akan mendesak agar revisi UU ASN masuk dalam Prolegnas," tandasnya.
sumber : jpnn.com

Pemerintah Tidak Bisa Mengangkat Honorer K2 Menjadi CPNS Lagi

Pemerintah Tidak Bisa Mengangkat Honorer K2 Menjadi CPNS Lagi
BlogPendidikan.net - Ini kabar buruk bagi  honorer kategori dua (K2)‎ yang sudah ngebet diangkat jadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pasalnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengaku tak akan mengangkat sekitar 492 ribu honorer K2 menjadi CPNS. 

"Mohon maaf, dengan berat hati saya katakan tidak bisa mengangkat honorer K2 menjadi CPNS," ujar Yuddy dalam rapat kerja di Komisi II DPR RI. 

Menurutnya, kemampuan keuangan negara tidak mencukupi untuk membiayai honorer K2 menjadi CPNS. Karenanya menteri asal Partai Hanura itu memilih pasang badan untuk mengambil kebijakan yang tak populis itu. 

Selain masalah anggaran, Yuddy juga menyinggung soal kendala lainnya. Yakni masalah payung hukumnya.
"Setahun ini ada kendala dalam penanganan honorer K2. Setahun ini juga saya mencari celah untuk payung hukum termasuk membahasnya dengan instansi terkait, namun hasilnya nihil," ungkapnya. 

Ia menjelaskan, UU Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak memungkinkan pengangkatan CPNS secara otomatis. Itu sebabnya, honorer K2 tidak bisa diangkat tanpa melalui aturan UU. 

"Kami sudah melakukan berbagai upaya, namun apa daya hasilnya nihil. Kami bahkan sudah memetakan dan membuat road map, namun karena tidak adanya anggaran dan payung hukum, saya mohon maaf tidak bisa mengangkat K2 menjadi CPNS," bebernya. 

Selain itu Yuddy juga mengatakan, moratorium pengangkatan CPNS tidak hanya dari jalur honorer K2. Sebab, hal serupa juga diberlakukan pada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan pelamar umum.
"Sebagai MenPAN-RB, saya tidak bisa menambah beban negara dengan rekrutmen CPNS baru. Selain itu tidak ada aturan hukum mengangkat honorer K2 menjadi CPNS," tegasnya.
sumber : www.jawapos.com

Kuota CPNS 30 Ribu Honorer K2 Ditiadakan

CPNS Untuk 30 Ribu Honorer K2 Ditiadakan
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan, kuota 30 ribu untuk honorer kategori dua (K2) yang merupakan sisa dari jatah 218 ribuan ditiadakan.

BKN Akan Tuntaskan NIP Honorer K2 Secepatnya

Badan Kepegawaian Negara menjanjikan akan menuntaskan pembuatan nomor induk pegawainya (NIP) honorer kategori dua (K2) yang lulus tes, dalam waktu secepat-cepatnya.
Hal tersebut dikatakan Wakil Kepala (Waka) BKN Bima Haria Wibisana, menanggapi masih banyaknya NIP honorer K2 yang belum diterbitkan.

Menteri Baru, Harapan Baru Bagi Honorer K2

Terpilihnya Yuddy Crisnandi sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) memberikan harapan baru bagi honorer. Honorer tertinggal yang tergabung dalam Forum Honorer Indonesia (FHI) dan Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) meminta MenPAN-RB baru akan berpihak kepada honorer.

BKD Tidak Menandatangani Pemberkasan NIP Takut Honorer K2 Palsu

Lambatnya penuntasan pemberkasan nomor induk kepegawaian (NIP) ternyata dimulai dari tingkat bawah. Sejumlah informasi menyebutkan bahwa kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak berani meneken usulan pemberkasan NIP bagi CPNS dari pelamar tenaga honorer kategori 2 (K2).

Banyak laporan yang masuk ke panitia pusat, bahwa BKD tidak kunjung menandatangani berkas usulan NIP sejumlah CPNS-nya. Padahal tanda tangan itu penting, untuk proses pengurusan NIP di tingkat Badan Kepegawaian Negara (BKN).

90 Persen Honorer K2 Tidak Jelas

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPANRB) Tasdik Kinanto mengungkapkan, 90 persen honorer kategori dua (K2) dibayar secara saweran. Itu artinya, perekrutannya tidak melewati proses perencanaan.